Senin, 17 Juli 2017

Langkah Mudah Membeli Rumah Bekas Murah Di Jakarta



Harga rumah di Jakarta yang semakin tinggi, memaksa masyarakat untuk mencari beragam opsi dan alternative lain untuk memiliki hunian pribadi. Salah satunya dengan membeli rumah bekas.Mencari dan memilih rumah bekas dapat kita lakukan dengan beragam cara mulai dari melalui media sosial, situs jual beli online, kerabat dan teman dekat, hingga majalah dan Koran properti. Secara sepintas mungkin membeli rumah bekas memiliki tahapan dan proses yang tidak jauh berbeda dengan saat membeli rumah baru. Namun ternyata membeli rumah bekas akan menghadapkan kita pada beberapa tantangan. Hal ini memaksa kita untuk lebih teliti dan cermat kembali saat memilih dn menentukan rumah bekas yang akan kita beli.

Tidak hanya menelaah kondisi dan kualitas bangunan saja. Kita juga perlu untuk mempertimbangkan rangkaian biaya ekstra yang menunggu kita untuk desilesaikan ketika membeli rumah bekas. Coba perhatikan beberapa langkah dibawah ini agar kamu bisa membeli rumah bekas dengan harga murah dan sesuai kebutuhan serta keinginanmu.

Siapkan dana
Sebelum memilih dan mencari rumah, pastikan untuk mengetahui nominal budget yang kamu miliki. Perhitungkan dan perhatikan kondisi finansialmu. Mulai dari sumber pemasukan hingga kewajiban – kewajiban yang harus kamu keluarkan. Kamu tentu tau bila membeli rumah bekas tidak hanya akan membutuhkan uang untuk membeli rumahnya saja. Namun kiya juga harus mempersipkan dana daruran untuk memperbaiki kerusakan dan cacat yang ada di rumah tersebut. Rumah bekas yang sudah pernah ditempati tentu tidak akan sempurna, setidaknya kit pasti akan melakukan pengecatan ulang rumah. Siapkan dana minimal 25 % dari nilai jual rumah untu dijadikan sebagai biaya cadangan atau darurat. Bila ternyata dana tersebut tidak terpakai atau tidak habis kamu tetap bisa menggunakannya untuk membeli peralatan atau kebutuhan rumah lainnya.

Spesifikasi rumah
Rincikan atau ketahui spesifikasi rumah yang kamu butuhkan. Buat catatan kriteria mulai dari lokasi, bentuk, luas, jumlah kamar, jumlah kamar mandi dan lain sebagainya. Meskipun pilihan yang bisa kamu tentukan sangat terbatas namun setidaknya kamu memiliki beberapa kriteria yang dapat kamujadikan sebagai acuan saat memilih rumah bekas yang paling layak. Jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan budget yang kamu miliki.

Cari dan survey
Cari rumah dengan kriteria yang kamu butuhkan. Kamu bisa mencarinya melalui beberapa media. Seperti majalah, Koran, media sosial, situs jual beli online atau bila kamu berminat kamu bisa menggunakan jasa broker atau agen properti untuk mencarkan rumah yang ideal. Namun pastikan bila jasa yang digunakan merupakan jasa yang professional dan bertanggungjawab. Buat daftar pilihan beberapa rumah yang sesuai dengan kebutuhanmu. hubungi pemilik rumah untuk diajak bertemu di rumah yang akan mereka jual.

Lakukan survey di beberapa rumah yang kamu pilih untuk memeriksa keadaan dan kondisi rumah tersebut. Bila kamu tidak mengerti akan hal ini kamu bisa menghubingi teman atau kerabat yang paham dan terbiasa dengan masalah seperti ini. Periksa bangunan rumah mulai dari pondasi, struktur rumah , lantai hingga atap. Apakah kondisinya masih baik dalam beberapa tahun kedepan. Ketahui usia bangunan rumah dan kelengkapan fasilitas yang ada. Jangan lupa untuk memeriksa peralatan dan perlengkapan seperti keran air, stup kontak, saklar hingga ventilasi udara.

Kelengkapan dokumen
Jangan abaikan hal yang satu ini. Saat menghubungi penjual, minta untuk sekalian membawa surat – surat rumah yang lengkap. Hindari untuk melanjutkan transaksi ketika identitas penjual tidak sama dengan identitas yang tercantum dalam surat –surat. Periksa kelegalan dokumen tersebut. Biasanya dokumen yang harus dimiliki penjual rumah bekas diantaranyya. Surat Izin Mendirikan Bangunan atau IMB, SHM atau Sertifikat Hak Milik hingga sertifikat lahan atau tanah.

Perkirkan biaya ekstra
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bila biaya ekstra ini sangat wajib untuk kamu persiapkan, selain biaya membeli rumah dan merenovasi rumah biaya apa saja yang harus kamu keluarkan saat membeli rumah bekas ? diantaranya biaya pemeriksaan sertifikat, biaya pajak, pembuatan Akta Jual Beli dan Biaya balik nama serta PNBP.

Ketika sudah menemukan rumah bekas yang kamu butuhkan dan sesuai dengan keinginanmu, hindari untuk langsung membeli dan setuju saat itu juga. Berikan waktu untuk berpikir ulang dan mempertimbangkan berbagai hal lainnya. setidaknya tunggi hingga 1 minggu untuk meyakinkan diri bahwa rumah tersebut benar – benar cocok dan layak untuk kamu tempati. Meskipun harga rumah di Jakarta yang kamu pilih tersebut termasuk rumah yang sangat murah, namun tetap saja, membeli rumah mengeluarkan nominal yang tidak sedikit. Untuk itu agar uang yang dikeluarkan berkerja atau berguna secara maksimal, maka jangan tergesa – gesa atau terburu – buru untuk memutuskan. Siapa tau dalam waktu satu minggu berpikir, kamu mendapatkan penawaran rumah yang lebih menarik dan menjanjikan dari sebelumnya. Namun bila kamu sudah mantap dan siap, lakukan sekarang juga, jangan menunda pembelian dalam waktu yang lebih lama lagi. Karena tidak ada yang tau kappa kenaikan harga akan dimulai.

0 komentar:

Posting Komentar